Market
Indonesia | IHSG
IHSG Anjlok 1.36%
IHSG ditutup turun 1.36% ke level 9,010 pada perdagangan Rabu (21/01). Indeks solid bergerak di zona merah sepanjang perdagangan dan sempat sentuh lowest 8,978. Pelemahan IHSG dibebani oleh saham BBCA, ASII, dan UNTR.
Value transaksi tercatat dengan nilai transaksi jumbo Rp34.23 triliun, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp29.78 triliun. Sebanyak 546 saham melemah, 179 saham menguat, dan 77 saham stagnan.
Kawasan Asia
Pasar Saham Asia ditutup beragam pada perdagangan Rabu. Nikkei turun 0.41% seiring pelaku pasar menantikan rilisnya kebijakan suku bunga Jepang yang rencananya rilis pada akhir pekan.
Hang Seng dan Shanghai masing-masing naik tipis 0.37% dan 0.08%. Pelaku pasar di China nampak tetap optimis bahwa China akan meningkatkan dukungan kebijakannya di tahun ini setelah berjanji untuk meluncurkan stimulus fiskal dan moneter tambahan.
Kawasan Amerika Serikat
Bursa Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu. Dow Jones naik 1.21%, Nasdaq naik 1.18%, dan S&P 500 naik 1.16%.
Pelaku pasar mencerna pernyataan Trump yang tidak akan mengenakan tarif pada negara-negara Eropa setelah mencapai kerangka kerja untuk kesepakatan di masa depan mengenai Greenland. Adapun, kerangka kerja tersebut mencakup hak mineral untuk AS dan Golden Dome, sistem pertahanan rudal berlapis untuk AS.
Net Foreign Flow (21 Januari 2026)
Movers
Sektor Rotasi (Weekly)
Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Bank Indonesia mempertahankan suku bunga BI Rate di 4.75%.
- Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit perbankan 9.69% YoY selama 2025.
Faktor Global:
- Pelaku pasar global menantikan rilisnya data inflasi AS, data ekonomi pantauan The Fed, yang rencananya akan rilis esok hari (23/01).
- Inflasi tahunan Inggris naik menjadi 3.4% pada Desember (vs. November: 3.2%)
Komoditas
-
Harga gas melonjak 25% ke level USD5/MMBtu pada Rabu, didorong oleh meingkatnya permintaan di tengah cuaca yang semakin dingin.
Berita Emiten
- 🔴UNTR Pemerintah mencabut izin kelola tambang emas Martabe yang dioperasikan anak usaha PT Agincourt Resources.
- 🟢YOII mengumumkan akan melakukan rights issue dengan menerbitkan sekitar 684.9 juta saham baru.
- 🔴BUMI Treasure Global melepas saham hingga kepemilikannya turun ke sekitar 3.18% dari sebelumnya 8.08%.
Rekap Saham
21 Januari 2026
Daily
- 🟢 BRMS CUT PROFIT, Entry 1,260 (21 Januari), tertinggi 1,375 TP (1,335 – 1,375). Closing price 1,265. Profit 0.39%🚀
- 🟢 JPFA CUT PROFIT, Entry 2,870 (21 Januari), tertinggi 2,950 TP (3,050– 3,100). Closing price 2,930. Profit 2.1%🚀🚀
Weekly
- 🔴 BUKA HOLD, Entry 163 (17 October), tertinggi 161, TP (178 – 189). Closing price 157. Floating Loss 3,7%
- 🔴 RAJA HOLD, Entry 6,575 (15 Januari), tertinggi 6,525, TP (7,050-7,325). Closing price 6,350. Floating Loss 3,42%
- 🔴 BUMI HOLD, Entry 404 (15 Januari), tertinggi 408, TP (448-472). Closing price 386. Floating Loss 4,45%
Daily | Sim Call
INCO: SPECULATIVE BUY
Last price : 6,450
Target price : 6,625 – 6,800
Entry price : 6,200 – 6,475
Stop Loss : 5,950
Strategi:
INCO, bertahan pada Resistance 6,450, berpeluang mencoba Resistance 6,625 dan next Resistance 6,800. Namun, bila INCO breakdown Resistance 6,450, berkemungkinan menguji Support 6,200 dan next Support 6,000. Baiknya batasi risiko bila INCO bergerak melemah di bawah Support 6,000. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
PGAS: SPECULATIVE BUY
Last price : 2,090
Target price : 2,150 – 2,210
Entry price : 2,010 – 2,100
Stop Loss : 1,930
Strategi:
PGAS, menguji Resistance 2,100, berpeluang mencoba Resistance 2,150 dan next Resistance 2,210. Namun, bila PGAS breakdown Resistance 2,100, berkemungkinan menguji Support 2,010 dan next Support 1,955. Baiknya batasi risiko bila PGAS melemah di bawah Support 1,955. Stoc osc mengindikasikan pola Overbought.
Weekly | Sim Call
BUKA: HOLD
Last price : 157
Target price : 178 – 189
Entry price : 163 (17October)
Stop Loss : 147
Strategi:
BUKA, bertahan pada EMA200 (157), berpeluang mencoba Resistance 161 dan next Resistance 165. Namun, bila BUKA breakdown EMA200 (157), berpeluang menguji Support 154 dan next Support 150. Batasi resiko bila BUKA bergerak melemah dibawah Support 150. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.
Weekly | Sim Call
RAJA : HOLD
Last price : 6,350
Target price : 7,050 – 7,325
Entry price : 6,575 (15 Januari)
Stop Loss : 6,075
Strategi:
RAJA, breakdown Support 6,500, berpeluang menguji Support 6,200 dan next Support 6,075. Namun, bila RAJA bertahan diatas Support 6,500 berpeluang mencoba Resistance 6,625 dan next Resistance 6,875. Batasi risiko bila RAJA bergerak melemah dibawah Support 6,175. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.
Weekly | Sim Call
BUMI : HOLD
Last price : 386
Target price : 448 – 472
Entry price : 404 (15 Januari)
Stop Loss : 362
Strategi:
BUMI, breakdown EMA20 (396), berpeluang menguji Support 380 dan next Support 370. Namun, bila BUMI bertahan diatas EMA20 (396), berkemungkinan mencoba Resistance 408 dan next Resistance 428. Baiknya batasi risiko bila BUMI melemah di bawah Support 370. Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas