Market
Indonesia | IHSG
IHSG Rebound
IHSG ditutup menguat 1.21% ke level 6,236 pada Selasa (25/03). IHSG konsisten berada di zona hijau hingga penutupan sesi 2. Nilai transaksi mencapai Rp14.64 triliun, lebih besar dari hari Senin sebesar Rp12.34 triliun. Adapun, 329 saham naik, 265 saham turun, dan 202 saham stagnan.
Sektor pendorong IHSG diantaranya:
- Sektor Finance 2.93%
- Sektor Healthcare 2.11%
- Sektor Basic Industry 1.16%
Kawasan Asia
Pasar saham Asia ditutup beragam pada perdagangan Selasa. Nikkei naik 0.46% didorong olehadanya pelemahan yen, sehingga menggairahkan industri ekspor dan membuat aset-aset lokal lebih menarik bagi investor asing.
Hang Seng turun 2.35% sementara Shanghai ditutup flat. China baru-baru ini menetapkan target pertumbuhan PDB sebesar 5% dan menaikkan defisitnya ke level tertinggi dalam tiga dekade terakhir sembari mengumumkan rencana untuk meningkatkan konsumsi dan permintaan domestik.
Kawasan Amerika Serikat
Indeks Wall Street ditutup menghijau pada perdagangan Selasa. Nasdaq naik 0.46%, S&P 500 naik 0.16%, dan Dow Jones 0.01%.
Trump akan segera memberlakukan tarif pada mobil, farmasi, dan alumunium dalam waktu dekat. Serta akan mengenakan tarif untuk kayu dan semikonduktor setelahnya.
Pelaku pasar nampaknya masih menunggu untuk melihat bagaimana rencana Trump akan berjalan dan bagaimana dampaknya terhadap ekonomi global.
Net Foreign Flow (25 Maret 2025)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- Ekonom memperkirakan defisit APBN mencapai 2.9%, melebar dari yang ditargetkan pemerintah sebesar 2.53% dari PDB.
- Penerimaan kepabeanan dan cukai 2025 telah mencapai Rp52.6 triliun atau sebesar Rp17.5% dari target yang ditetapkan.
Faktor Global:
- Trump memberlakukan tarif 25% pada negara manapun yang membeli minyak atau gas dari Venezuela.
- Indeks Keyakinan Konsumen Korea Selatan turun menjadi 93.4 pada Maret 2025, (vs. Februari 2025: 95.2).
Komoditas
-
Harga Emas naik ke level USD3,021 per ons pada Selasa. Kenaikan ini didukung oleh meningkatnya permintaan untuk aset safe haven di tengah ketidakpastian tarif.

Berita Emiten
- 🟢 WTON mencatatkan laba bersih pada tahun 2024 naik 90.48% YoY atau sebesar Rp65 miliar, dari Rp34.12 miliar pada tahun sebelumnya.
- 🟢 MEDC tengah menyiapkan USD50 juta untuk buyback saham tanpa RUPS.
- 🟢 BBCA akan melakukan buyback dengan anggaran sebesar Rp1 triliun dengan periode 26 Maret hingga 24 Juni 2025.
Rekap Saham
25 Maret 2025
Daily
- 🟢 ANTM CUT PROFIT, Entry 1,555 (25March), tertinggi 1,615, TP (1,635 – 1,675). Closing price 1,600 Profit 2.89%🚀🚀
- 🟢 SMIL TAKE PROFIT, Entry 318 (25March), tertinggi 332, TP (330 – 340). Closing price 330 Profit 4.4%🚀🚀🚀
Weekly
- 🔴 JPFA HOLD, Entry 2,070 (14March), tertinggi 2,010, TP (2,230 – 2,370), Closing price 1,955 Floating Loss 5.55%
- 🟢 SSMS HOLD, Entry 1,545 (25March), tertinggi 1,615, TP (1,580 – 1,635), Closing price 1,555 Floating Profit 0.64% 🚀
- 🔴 EMTK HOLD, Entry 520 (20March), tertinggi 525, TP (545- 580), Closing price 498 Floating Loss 4.23%
Daily | Sim Call
LSIP: SPECULATIVE BUY

Last price : 1,070
Target price : 1,100 – 1,135
Entry price : 1,025 – 1,075
Stop Loss : 990
Strategi:
LSIP, bertahan pada Resistance EMA20 (1,070), berpeluang mencoba Resistance 1,100 dan next Resistance 1,135. Namun, bila LSIP breakdown Resistance EMA20 (1,070), berkemungkinan menguji Support 1,025 dan next Support 1,000. Baiknya batasi resiko bila LSIP melemah di bawah Support 1,000. Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Daily | Sim Call
PSAB: SPECULATIVE BUY

Last price : 260
Target price : 270 – 276
Entry price : 250 – 262
Stop Loss : 240
Strategi:
PSAB, menguji Resistance EMA100 (266), berpeluang mencoba Resistance 270 dan next Resistance 276. Namun, bila PSAB breakdown Resistance EMA100 (266), berkemungkinan menguji Support 250 dan next Support 244. Baiknya batasi resiko bila PSAB melemah di bawah Support 244. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Weekly | Sim Call
JPFA: HOLD

Last price : 1,955
Target price : 2,230 – 2,370
Entry price : 2,070 (14Maret)
Stop Loss : 1,950
Strategi:
JPFA, breakdown Support 1,955, berpeluang menguji Support 1,930 dan next Support 1,900. Namun, bila JPFA breakout Support 1,955, berpeluang mencoba Resistance 1,985 dan next Resistance 2,030. Batasi resiko bila JPFA bergerak melemah dibawah Support 1,980. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.
Weekly | Sim Call
SSMS: HOLD

Last price : 1,555
Target price : 1,580 – 1,635
Entry price : 1,545 (25Maret)
Stop Loss : 1,445
Strategi:
SSMS breakout EMA50 (1,540), berpeluang mencoba Resistance 1,580 dan next Resistance 1,615. Namun, bila SSMS breakdown EMA50 (1,540), berpeluang menguji Support 1,525 dan next Support 1,475. Batasi risiko bila SSMS bergerak melemah dibawah Support 1,475. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Weekly | Sim Call
EMTK: HOLD

Last price : 498
Target price : 545 – 580
Entry price : 520 (20Maret)
Stop Loss : 478
Strategi:
EMTK, breakdown EMA200 (515), berpeluang menguji Support 488 dan next Support 478. Namun, bila EMTK breakout EMA200 (515), berpeluang mencoba Resistance 545 dan next Resistance 580. Batasi resiko bila EMTK bergerak melemah dibawah Support 488. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas