Market
Indonesia | IHSG
IHSG Rebound
IHSG ditutup menguat 1.42% ke level 6,312 pada Rabu (19/03). IHSG bergerak volatile, sempat berada di zona merah pada awal perdagangan. Namun, kemudian berbalik arah dan ditutup di zona hijau. Nilai transaksi mencapai Rp14.18 triliun, lebih besar dari hari Selasa sebesar Rp19.28 triliun. Adapun, 352 saham naik, 209 saham turun, dan 241 saham stagnan.
Sektor pendorong IHSG diantaranya:
- Sektor Technology 9.59%
- Sektor Energy 1.66%
- Sektor Basic Industry 1.18%
Kawasan Asia
Pasar saham Asia ditutup beragam pada Rabu. Nikkei turun 0.25% setelah bank sentral Jepang menahan suku bunga dengan alasan ketidakpastian ekonomi global. Sentimen di antara para produsen Jepang berubah menjadi negatif di bulan Maret akibat adanya kekhawatiran kebijakan tarif AS dan melambatnya aktivitas ekonomi China.
Shanghai turun 0.10% sementara Hang Seng naik 0.12%. Bank Sentral China diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pinjaman pada rekor terendah dalam tinjauannya, yang akan dirilis Kamis.
Kawasan Amerika Serikat
Pasar saham AS kompak ditutup menguat pada perdagangan Rabu. Nasdaq naik 1.41%, S&P 500 naik 1.08%, dan Dow Jones naik 0.92%.
The Fed mempertahankan suku bunganya, seperti yang telah diantisipasi, serta memberi sinyal pemangkasan suku bunga sebanyak dua kali di akhir tahun ini. Proyeksi FOMC ke depan dikhawatirkan adanya pertumbuhan ekonomi yang melambat dan pengangguran yang meningkat, serta inflasi yang tinggi tahun ini dampak dari kebijakan tarif Trump.
Net Foreign Flow (19 Maret 2025)

Movers

Sektor Rotasi (Weekly)

Makro dan Industri
Faktor Domestik:
- BI mempertahankan Suku Bunga di level 5.75%
- Rupiah Spot ditutup melemah 0.13% pada perdagangan Rabu (19/03) ke level Rp16,428.
Faktor Global:
- Suku bunga The Fed ditahan di level 4.25%—4.50%. Bank Sentral AS nampaknya tidak akan mengambil sikap buru-buru.
- Bank di China pangkas suku bunga kredit konsumer ke level terendah hingga 2.58% per tahun demi dorong belanja dan kunjungan masyarakat ke restoran.
Komoditas
-
Harga gas alam naik 3.4% ke level USD4.2/MMBtu, didorong oleh rekor ekspor LNG dan produksi harian yang lebih rendah. Produksi turun ke level terendah dalam tiga minggu terakhir di level 104.1 bcfd. Selain itu, ekspor LNG mencapai titik tertinggi baru, rata-rata 15.7 bcfd di bulan Maret.

Berita Emiten
- 🔴IMJS mencatatkan laba bersih pada tahun 2024 turun 51.6 YoY atau sebesar Rp130.30 miliar dari Rp269.66 miliar pada tahun sebelumnya.
- 🔴AKRA mencatatkan laba bersih pada tahun 2024 turun 27.58% YoY atau sebesar Rp2.57 triliun dari Rp3.56 triliun pada tahun sebelumnya.
- 🔴BUKA mencatatkan rugi bersih pada 2024 naik 13.28% YoY atau sebesar Rp1.54 triliun dari Rp1.36 triliun pada tahun sebelumnya.
Rekap Saham
19 Maret 2025
Daily
- 🟢 SSMS CUT PROFIT, Entry 1,525 (19March), tertinggi 1,580, TP (1,590-1,635). Closing price 1,545 Profit 1,31% 🚀
- 🟢 GOTO CUT PROFIT, Entry 81 (19March), tertinggi 84, TP (86 – 89). Closing price 82 Profit 1,23%🚀
Weekly
- 🔴 JPFA HOLD, Entry 2,070 (14March), tertinggi 2,030, TP (2,230-2,370), Closing price 1,985 Floating Loss 4,1%
- 🟢 PTRO TAKE PROFIT, Entry 2,250 (19March), tertinggi 2,700, TP (2,520-2,610), Closing price 2,620 Profit 20% 🚀🚀🚀🚀🚀
- 🟢 WIFI TAKE PROFIT, Entry 1,725 (19March), tertinggi 1,980, TP (1,870- 1,920), Closing price 1,925 Profit 14,78% 🚀🚀🚀🚀
Daily | Sim Call
SMIL: SPECULATIVE BUY

Last price : 322
Target price : 334 – 342
Entry price : 310 – 324
Stop Loss : 296
Strategi:
SMIL, menguji Resistance 330, berpeluang mencoba Resistance 334 dan next Resistance 342. Namun, bila SMIL breakdown Resistance 330, berkemungkinan menguji Support 310 dan next Support 300. Baiknya batasi resiko bila SMIL melemah di bawah Support 300. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Daily | Sim Call
TAPG: SPECULATIVE BUY

Last price : 860
Target price : 890 – 915
Entry price : 830 – 865
Stop Loss : 795
Strategi:
TAPG, bertahan pada Resistance 860, berpeluang mencoba Resistance 890 dan next Resistance 915. Namun, bila TAPG breakdown Resistance 860, berkemungkinan menguji Support 830 dan next Support 810. Baiknya batasi resiko bila TAPG melemah di bawah Support 810. Stoc osc mengindikasikan pola Reversal.
Weekly | Sim Call
JPFA: HOLD

Last price : 1,985
Target price : 2,230 – 2,370
Entry price : 2,070 (14Maret)
Stop Loss : 1,950
Strategi:
JPFA, bertahan pada EMA50 (1,985), berpeluang mencoba Resistance 2,030 dan next Resistance 2,100. Namun, bila JPFA breakdown EMA50 (1,985), berpeluang menguji Support 1,950 dan next Support 1,930. Batasi resiko bila JPFA bergerak melemah dibawah Support 1,980. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.
Weekly | Sim Call
WOOD : SPECULATIVE BUY

Last price : 354
Target price : 370 – 382
Entry price : 346 – 356
Stop Loss : 328
Strategi:
WOOD, breakdown EMA20 (360) berpeluang menguji Support 346 dan next Support 336. Namun, bila WOOD breakout EMA20 (360), berpeluang mencoba Resistance 370 dan next Resistance 382. Batasi risiko bila WOOD bergerak melemah dibawah Support 336. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Downtrend.
Weekly | Sim Call
EMTK: SPECULATIVE BUY

Last price : 525
Target price : 545 – 580
Entry price : 500 – 530
Stop Loss : 478
Strategi:
EMTK, breakout EMA200 (515), berpeluang mencoba Resistance 545 dan next Resistance 580. Namun, bila EMTK breakdown EMA200 (515), berpeluang menguji Support 500 dan next Support 492. Batasi resiko bila EMTK bergerak melemah dibawah Support 492. Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.
Sinarmas’s research reports are available on our mobile apps ‘SimInvest’, the research contents are also distributed by e-mail and our official website https://www.sinarmassekuritas.co.id/riset. If any data discrepancies in this report could be the result of different on the research methodology used by Sinarmas Research Team and/or adjustments etc. The Price Information, unless otherwise stated, the price information reflects the closing price of the previous trading day.
‘This document is intended for information purposes only’. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.
© Sinarmas Sekuritas