
Sebagian besar performa sektor ini kurang optimal karena beberapa tantangan utama:
- Daya beli melemah
- Persaingan pemain baru
- Biaya operasional naik akibat fluktuasi kurs dan kenaikan biaya bahan baku.
Namun, beberapa perusahaan tetap berhasil mencetak pertumbuhan laba melalui efisiensi biaya, penguatan segmen tertentu, atau hasil dari divestasi usaha.
📌Highlight
Top Performer
- UNVR : mencetak lonjakan laba fantastis (+127%) yang didorong oleh aksi korporasi (spin-off bisnis es krim)
- CMRY : pertumbuhan +34% berkat dominasi produk makanan (Kanzler).
Resiliensi Kelas Menengah Atas:
- MAPI & MAPA: Meskipun retail umum lesu, gaya hidup segmen menengah atas tetap tumbuh
Katalis Negatif
- Kurs & Bahan Baku: Emiten besar seperti ICBP, INDF, dan MYOR terpukul oleh rugi selisih kurs serta kenaikan harga komoditas global (kakao & gula).
- Daya Beli & Kompetisi: Retail konvensional seperti LPPF dan ERAA berjuang melawan penetrasi e-commerce dan persaingan harga yang ketat.
More Info: Siminvest Instagram // Siminvest WhatsApp Channel
Copyright by ©️Sinarmas
Disclaimer on: this document is intended for information purposes only


